Dahulu ia terluka pada kepolosannya
Menangis pada kesepiannya
Teriak pada hampanya kekosongan
Dengan cinta yang seadanya
Ataupun senyuman berujung tawa
Ia terus berjalan digurun yang dingin akan teriknya
Juga menapaki salju yang panas akan kebekuan
Hanya sendiri dengan luka
Hanya sendiri tanpa tawa
Keluhan,,, keluhan,, pada kebutaan
MALANG,,, memang malang alurnya
Tapi kiranya kita mau berkorban?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar